HUJAN

Hujan turun….,banyak sekali orang yang mengeluh, basahlah, beceklah, dingin, ibu rumah tangga mengeluh cucian gak kering-kering, yang mengendarai sepeda motor mengeluh karna kemana-mana harus bawa mantel, karyawan mengeluh telat ke kantor, macet, harus sedia payung setiap saat. Intinya ribet, kalau hujan turun. Nach itu bagi kebanyakan orang, tapi bagi saya pribadi, tidak ada masalah, selama itu masih hujan air, kalau hujan batu…., ya itu baru ribet. Lagian apa susahnya juga kalau hujan turun trus kita mau bepergian…? Ke kantor misalnya, Tinggal ambil payung, bawa mantel, berangkat dech. Gampang ‘kan? atau gak usah pake payung, bisa langsung naik di angkot, becak,  atau bentor, nach semuanya itu ‘kan terhindar dari air hujan plus murah, paling kalau kena cuma cepretan air itupun cuman dikit. Masalah telat ke kantor karna hujan…,itu alasan yang memang di inginkan. ‘kan lebih enak tidur saat hujan apalagi di pagi hari.
Nach, aku juga paling jengkel kalau mau mengajak kakak ku ke mall dan dia menolak karna hujan. Akupun mengejek,
“Emang susah sich kalau cantiknya gak permanen, kena air dikit, luntur dech”
. Dan dengan begitu kakakku langsung mengiyakan ajakanku.

SMS AKU SEBELUM TIDUR

Seuntai kata-kata indah tlah terkirim untuknya, untuk dia yang pernah mengukir cerita-cerita indah dalam hidupku & pergi  setelah menggores luka di hatiku. Namun, cintaku tak pernah terhapus oleh luka itu. Meski  5 tahun tlah berlalu & mungkin dia tlah melupakan setiap memori indah bersamaku. Aku  masih slalu mengenangnya.
Inilah yang menjadi  kegiatan kegiatan rurinku di malam hari menjelang tidur. Aku patut bersyukur karna setiap sms yang aku kirim untuknya, slalu mendapat respon yang baik, meski tidak saat itu juga, biasanya ia membalas saat pagi hari bahkan tak jarang ia membalas 2 minggu setelah ia membaca sms ku itu. Namun, aku tak punya hak untuk marah, aku hanya seorang perempuan yang mencintainya, namun tak bisa memilikinya, lagi.
Mengapa aku melakukan hal yang bagi sebagian orang adalah kebodohan yang teramat memalukan? Aku hanya bisa menjawab, inilah cinta, aku merasakannya dan membuatku bahagia. Dan aku slalu mencari celah-celah kebahagian dalam setiap hari-hari yang aku lalui. Aku rela melakukan apapun & menerima segala perlakuan, perkataan orang-orang tentangku. Aku tak peduli, karna kebahagiaanku ada pada dirinya, bahkan seluruh kebahagiaanku.
Senyumku mengembang saat 1 pesan masuk di Hp ku. Segera ku buka.
“ Makasih”
Satu kata yang sederhana namun slalu membuat hatiku berbunga-bunga. Bukan pertama kalinya ia membalas sms ku dengan jawaban seperti itu, tapi sudah kesekian kalinya, bahkan selalu begitu. Aku slalu berharap masih ada sederet kata-kata yang mengekor di balik kata       “ Makasih” itu, tapi semua sekedar khayalku semata.

TAK ADA KENANGAN INDAH

Hika..hiks..hiks…uwaaaaaaaaa,hiks…hiks…uwaaaaaaaaaaaHika..hiks..hiks…uwaaaaaaaaa,hiks…hiks…uwaaaaaaaaaaaaaaaaaaa….Tangisan Indah tak jua reda, meski malam sudah larut. Aku & Tina hanya bisa diam sembari memberikan tissue yang sudah habis 5 kotak untuk menghapus air matanya itu. Awalnya Aku & Tina sangat sedih & prihatin melihat nasib sahabat kami yang menyedihkan ini.
Ceritanya, Indah yang memang terbilang cengeng ini baru saja putus cinta dengan kekasih hatinya yang sudah 3 bulan merajut cinta bersama. Cowok itu memilih pergi bersama wanita lain, tepatnya dengan mantan pacarnya.